Tag Archives: jakarta

Senjakala Gerai Retail?

Beberapa waktu yang lalu kita mendapat berita yang mendadak, bahwa Matahari retail memutuskan untuk menutup gerainya di Pasaraya Blok M dan Manggarai. Hal ini tidak mengejutkan buat saya, karena beberapa kali ke tempat tersebut memang sepinya ga ketulungan. Hal ini menurut saya menggambarkan perubahan perilaku konsumen dari belanja di pusat perbelanjaan menjadi belanja online. Masyarakat semakin dimanjakan oleh kemudahan belanja online dan apabila tren ini berlanjut akan makin banyak Gerai Retail yang akan tutup. Hal ini mungkin akan terus terjadi setidaknya di kota kota besar di Indonesia, namun pertumbuhan Gerai tersebut masih ada di kota dengan ukuran medium dan kecil.

Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, bahkan di Amerika Serikat telah banyak sekali Mal yang tutup. Sampai Dann Bell melakukan dokumentasi dalam channel youtube, The Dead Malls Series.

Terakhir, saya tanya seberapa sering anda pergi ke Mal? Makin anda jarang belanja di Mal makin cepat tren ini akan berlanjut.

https://www.ted.com/talks/dan_bell_inside_america_s_dead_shopping_malls/transcript

https://m.detik.com/finance/bursa-valas/3644595/matahari-tutup-gerai-di-pasaraya-manggarai-dan-blok-m-akhir-bulan-ini
https://m.detik.com/finance/properti/3574852/tak-cuma-perkantoran-mal-di-jakarta-juga-banyak-kosong

https://tirto.id/pasar-glodok-sentra-ekonomi-jakarta-sekarat-di-usia-senja-cu9v

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under bisnis, piece of mind

Mulai Lari, Lari, dan Lari

Olahraga lari merupakan salah satu olahraga yang paling murah karena tidak memerlukan alat dan tempat khusus. Mungkin hanya sepatu lari dan kita bisa melakukannya dimana saja. Akhir-akhir ini sering kita mendengar ada acara lari di Jakarta, yang terakhir kemarin adalah Even “Independence Day Run” yang diadakan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI. Hal ini sedikit banyak dipicu adanya Car Free Day tiap hari Minggu di bilangan Sudirman Thamrin Jakarta yang membuat banyak warga memanfaatkan untuk berolahraga, khususnya lari dan sepeda. Peningkatan jumlah tersebut membuka peluang untuk membuat event lari, sponsor-sponsor korporat semakin sering mendukung event-event tersebut. Biasanya panjang trek yang digunakan 5 Km, 10 Km, bahkan Marathon. Untuk even running tahun 2013 cek di halaman web ini —> http://goo.gl/1fDM1w

Selain itu dengan semakin menjamurnya Smartphone yang dilengkapi fitur GPS, para pelari juga semakin narsis mengunggah jarak lari dan waktunya di sosial media menggunakan aplikasi seperti Endomondo atau Nike+ Running. Dengan adanya aplikasi memudahkan kita memantau progress dalam kebugaran kita dengan membandingkan catatan waktu kita dengan yang sebelumnya.  Bahkan telah dibentuk komunitas pecinta lari @IndoRunners yang menjadi wadah komunikasi para pecinta lari.

Men Sana In Corpore Sano, adalah sebuah kalimat dalam bahasa Latin yang artinya adalah “Jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat.” Jika kita mulai berolahraga maka niscaya badan kita akan sehat dan meningkatkan kualitas hidup kita. Kesehatan merupakan investasi yang paling berharga, dengan menjaganya kita akan tetap produktif dalam melakukan aktivitas dan mengurangi biaya berobat. Mencegah lebih baik dan lebih murah daripada mengobati.

Apabila ada orang yang bilang Sehat itu Mahal, saya kurang setuju karena menurut saya “Sehat itu Murah, Sakit yang Mahal

Sudahkah anda mulai berolahraga khususnya lari? Kalau belum maka cobalah, dan semoga anda ketagihan.

4 Komentar

Filed under piece of mind

Membuat Sendiri Perencanaan Keuangan Keluarga Anda :)

Beberapa hari yang lalu saya ngobrol dengan rekan saat mengambil sertifikasi Perencanaan Keuangan, Mas Pandji Harsanto yang sekarang tergabung dalam firma Perencanaan Keuangan Fin-ally. Dengan misi untuk meningkatkan financial literacy masyarakat dan memperkuat kelas menengah yang solid, mengadakan workshop Make Your Own Plan (MYOP) yang diadakan di beberapa kota antara lain JAKARTA, MALANG, KENDARI, dan MAKASSAR.

Kelas Perencanaan Keuangan  “ Make Your Own Plan” adalah pelatihan yang unik dan interaktif. Dalampelatihan ini Peserta diajak untuk menata kondisi keuangannya dan membuat sendiri rangkaian perencanaan keuangan berdasarkan kondisi keuangan masing-masing. Untuk itu setiap peserta akan didampingi oleh konsultan perencana keuangan independen yang berpengalaman, sehingga peserta dapat lebih mendalami pembuatan financial plan pribadi dan mengetahui latar belakang penghitungan persiapan dana dan pemilihan instrument investasi untuk mencapai tujuan keuangan.

Tujuan:
Setelah mengikuti workshop “Make Your Own Plan” Peserta dapat :

  1. Memahami secara komprehensif konsep Time Value of Money.
  2. Merumuskan tujuan keuangan dan strategi mencapainya.
  3. Menentukan jenis proteksi yang tepat untuk setiap anggota keluarga.
  4. Menentukan produk keuangan yang tepat dalam mencapai tujuan keuangan.
  5. Mewujudkan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam waktu 1 tahun secara mendetail dan perencanaan tahun-tahun berikutnya sesuai rencana yang telah disusun.
  6. Menyusun Buku Perencanaan Keuangan Pribadi secara komperehensif.

JADUAL KELAS MYOP HARI PERTAMA

Pada hari Pertama mendapatkan materi:
1. Financial Mindset
2. Profil Risiko, dan Financial Ratio
3. Cash management, 
4. Debt Management, KPR
5. Insurance
6. Investasi Reksa Dana
7. Membuat Tujuan Keuangan dengan Investasi
8. Dana Pendidikan
9. Dana Pensiun

JADUAL MYOP HARI KEDUA

Pada hari kedua peserta didampingi untuk membuat:
10. Arus Kas Bulanan dan kekayaan bersih sebelum FP
11. Profil resiko dan Financial Check up.
12. Evaluasi arus kas bulanan dan kekayaan bersih setelah FP
13. Pemilihan Produk Asuransi
14. Penyusunan dana pendidikan
15. Pendampingan penyusunan dana pensiun
16. Pendampingan KPR
17. Rekomendasi Produk Reksa Dana
18. Pembuatan Action Plan

Metode Pelatihan:
* Presentasi
* Diskusi Interaktif
* Pendampingan Kebutuhan Peserta & Strategi Pencapaian dimana setiap Planner hanya akan mendampingi pembuatan Buku Perencanaan Keuangan untuk 3 peserta

TERBATAS 9 PESERTA

PEMBICARA :

  1. FARAH DINI NOVITA, BA(Hons), RFA ®
  2. PANDJI HARSANTO SE, RFA® CHt.
  3. YERI KURNIAWAN KEMI, S.Kom, B. ICT, RFA ®

Fasilitas :

  1. Handout materi
  2. Financial calculator
  3. Hardcopy dari Bookplan yang telah dibuat
  4. Pendampingan selama 1 tahun
  5. Review per 6 bulanan, dua kali review dalam setahun.
  6. Empat kali coffe break, dua kali makan siang

JADUAL BATCH 3 JAKARTA : 31 AGUSTUS – 1 SEPTEMBER 2013
hubungi : Pandji Harsanto 0856.9735.9500
email : pandji.harsanto@gmail.com

INFO KELAS MYOP, 31 AGUS – 1 SEPT 2013

JADUAL BATCH 4 MALANG : 7 – 8 SEPTEMBER 2013
hubungi : Yeni 0856.353.3030
email : oktaviani.firdiyanti@gmail.com

JADUAL  BATCH 5 KENDARI : 14 – 15 SEPTEMBER 2013
hubungi : Ilman Ramli 0819..3522.2235
email : myilman@gmail.com

JADUAL BATCH 7 MAKASSAR : 28 – 29 SEPTEMBER 2013
hubungi : Pandji Harsanto 0856.9735.9500
email : pandji.harsanto@gmail.com

INFO KELAS MYOP BATCH 7, MAKASSAR 28-29 SEPTEMBER 2013

Untuk pendaftaran silahkan mengisi data berikut
Nama Lengkap :
Nomor HP :
Alamat email :
Kota mengikuti Kelas : Jakarta / Malang / Kendari /Makassar

JADUAL BATCH 8 (berikutnya) JAKARTA akan dilaksanakan pada tanggal 2 – 3 NOVEMBER 2013

Untuk mendapatkan Diskon Tambahan sebesar 100 ribu, saat mendaftar workshop tulislah referensi dari Devino Rizki Arfan

Terima Kasih, semoga bermanfaat bagi kita semua. Untuk Kelas Menengah yang Kuat!

4 Komentar

Filed under perencanaan keuangan

Mall, bentuk pembangunan semu Jakarta

i dare say that malls built around jakarta is the picture of “pembangunan semu”

do u need those malls? do we? we should ask ourself,,, what if they dont exist?

lack of public space made those malls always crowded everyday, especially on weekend,,, why? because they think they have no other choice

human is communal, they’d love to gather, share some stories, with people who had something in common, n the easiest place to meet are malls

i miss Malang n jogja,, in malang we gather in a friends house, coffe shop beside the street, a park, even cemetery haha,,,

in jogja, people gather in angkringan,,, the economic level doesnt matter, from entrepreneurs to the tkg becak. no boundaries

but in Jakarta, mall just become lifestyle, or i can even say way of life. eat? mall sports? mall refreshing?
mall shop? mall

if the malls provide beds for customers, maybe people will sleep there 😉

unfortunately, the consumerism culture becoming a national trend,people start 2 want stuff they dont need, or worse, stuff they cant afford

i admit, i still go to the malls. but i reduce the frequency,, 😉 if i meet people or looking some stuff. it should have a purpose

high schoolers n college go to the mall almost everyday,, if they dont have a job? wheres the money from? no problem if their parent rich

but if their parents not rich? who will bear their expensive lifestyle? crime and prostitute is the answer

the disparity between the rich n the poor widening,,, the middle class trying to act like the rich lifestyle,,, which they cant afford

eventually, the middle class drown into the sea of debt and being a poor class,,, the middle class is gone,,, *worst scenario

or, if the middle class live simple,, being frugal n controlling their expenditure. they can be rich if they manage their money right

2 Komentar

Filed under Uncategorized