Tag Archives: dana pensiun

Membuat Sendiri Perencanaan Keuangan Keluarga Anda :)

Beberapa hari yang lalu saya ngobrol dengan rekan saat mengambil sertifikasi Perencanaan Keuangan, Mas Pandji Harsanto yang sekarang tergabung dalam firma Perencanaan Keuangan Fin-ally. Dengan misi untuk meningkatkan financial literacy masyarakat dan memperkuat kelas menengah yang solid, mengadakan workshop Make Your Own Plan (MYOP) yang diadakan di beberapa kota antara lain JAKARTA, MALANG, KENDARI, dan MAKASSAR.

Kelas Perencanaan Keuangan  “ Make Your Own Plan” adalah pelatihan yang unik dan interaktif. Dalampelatihan ini Peserta diajak untuk menata kondisi keuangannya dan membuat sendiri rangkaian perencanaan keuangan berdasarkan kondisi keuangan masing-masing. Untuk itu setiap peserta akan didampingi oleh konsultan perencana keuangan independen yang berpengalaman, sehingga peserta dapat lebih mendalami pembuatan financial plan pribadi dan mengetahui latar belakang penghitungan persiapan dana dan pemilihan instrument investasi untuk mencapai tujuan keuangan.

Tujuan:
Setelah mengikuti workshop “Make Your Own Plan” Peserta dapat :

  1. Memahami secara komprehensif konsep Time Value of Money.
  2. Merumuskan tujuan keuangan dan strategi mencapainya.
  3. Menentukan jenis proteksi yang tepat untuk setiap anggota keluarga.
  4. Menentukan produk keuangan yang tepat dalam mencapai tujuan keuangan.
  5. Mewujudkan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam waktu 1 tahun secara mendetail dan perencanaan tahun-tahun berikutnya sesuai rencana yang telah disusun.
  6. Menyusun Buku Perencanaan Keuangan Pribadi secara komperehensif.

JADUAL KELAS MYOP HARI PERTAMA

Pada hari Pertama mendapatkan materi:
1. Financial Mindset
2. Profil Risiko, dan Financial Ratio
3. Cash management, 
4. Debt Management, KPR
5. Insurance
6. Investasi Reksa Dana
7. Membuat Tujuan Keuangan dengan Investasi
8. Dana Pendidikan
9. Dana Pensiun

JADUAL MYOP HARI KEDUA

Pada hari kedua peserta didampingi untuk membuat:
10. Arus Kas Bulanan dan kekayaan bersih sebelum FP
11. Profil resiko dan Financial Check up.
12. Evaluasi arus kas bulanan dan kekayaan bersih setelah FP
13. Pemilihan Produk Asuransi
14. Penyusunan dana pendidikan
15. Pendampingan penyusunan dana pensiun
16. Pendampingan KPR
17. Rekomendasi Produk Reksa Dana
18. Pembuatan Action Plan

Metode Pelatihan:
* Presentasi
* Diskusi Interaktif
* Pendampingan Kebutuhan Peserta & Strategi Pencapaian dimana setiap Planner hanya akan mendampingi pembuatan Buku Perencanaan Keuangan untuk 3 peserta

TERBATAS 9 PESERTA

PEMBICARA :

  1. FARAH DINI NOVITA, BA(Hons), RFA ®
  2. PANDJI HARSANTO SE, RFA® CHt.
  3. YERI KURNIAWAN KEMI, S.Kom, B. ICT, RFA ®

Fasilitas :

  1. Handout materi
  2. Financial calculator
  3. Hardcopy dari Bookplan yang telah dibuat
  4. Pendampingan selama 1 tahun
  5. Review per 6 bulanan, dua kali review dalam setahun.
  6. Empat kali coffe break, dua kali makan siang

JADUAL BATCH 3 JAKARTA : 31 AGUSTUS – 1 SEPTEMBER 2013
hubungi : Pandji Harsanto 0856.9735.9500
email : pandji.harsanto@gmail.com

INFO KELAS MYOP, 31 AGUS – 1 SEPT 2013

JADUAL BATCH 4 MALANG : 7 – 8 SEPTEMBER 2013
hubungi : Yeni 0856.353.3030
email : oktaviani.firdiyanti@gmail.com

JADUAL  BATCH 5 KENDARI : 14 – 15 SEPTEMBER 2013
hubungi : Ilman Ramli 0819..3522.2235
email : myilman@gmail.com

JADUAL BATCH 7 MAKASSAR : 28 – 29 SEPTEMBER 2013
hubungi : Pandji Harsanto 0856.9735.9500
email : pandji.harsanto@gmail.com

INFO KELAS MYOP BATCH 7, MAKASSAR 28-29 SEPTEMBER 2013

Untuk pendaftaran silahkan mengisi data berikut
Nama Lengkap :
Nomor HP :
Alamat email :
Kota mengikuti Kelas : Jakarta / Malang / Kendari /Makassar

JADUAL BATCH 8 (berikutnya) JAKARTA akan dilaksanakan pada tanggal 2 – 3 NOVEMBER 2013

Untuk mendapatkan Diskon Tambahan sebesar 100 ribu, saat mendaftar workshop tulislah referensi dari Devino Rizki Arfan

Terima Kasih, semoga bermanfaat bagi kita semua. Untuk Kelas Menengah yang Kuat!

4 Komentar

Filed under perencanaan keuangan

9 Hal Yang Dilakukan Sebelum Pensiun (2)

5. Sebelum memasuki masa pensiun, biasakanlah mempunyai dana darurat proporsional terhadap kebutuhan dan tanggungan. Minimal cukup untuk menutupi 6 bulan pengeluaran, apabila lebih banyak lebih bagus. Namun terlalu banyak juga tidak disarankan, kebutuhan 12 sampai 18 bulan maksimal disarankan.

6.  Evaluasi sumber penghasilan Anda. Anda sudah tahu apa yang akan Anda habiskan setiap bulan. Sekarang mencari tahu di mana uang itu akan datang dari. Akan lebih baik apabila anda sudah berinvestasi sehingga sudah terbentuk dana pensiun yang cukup.

7.  Merevisi strategi investasi Anda. Cara Anda sudah menangani investasi Anda selama 30 tahun terakhir tidak bagaimana Anda harus menangani mereka selama 30 berikutnya. Sambil mempersiapkan pensiun, Anda berfokus pada akumulasi aset. Ketika Anda berada di pensiun, Anda perlu fokus pada penghasilan dan sejalan dengan peningkatan biaya hidup. Aset harus fleksibel dan cair sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan Anda yang mendadak. Kata-kata baru akan memasuki kosakata Anda: rollovers (pensiun dibayar per bulan) dan lump sum (pensiun dibayar sekaligus).

8.  Apakah anda mempunyai wasiat? Bagaimana dengan harta anda apabila tiba-tiba dipanggil Tuhan YME? Apabila anda Muslim anda terikat dengan hukum waris dalam Islam, tapi apakah dengan begitu semua beres? Belum tentu, banyak keluarga yang tercerai berai karena masalah warisan. Cobalah kumpulkan dokumen-dokumen, serifikat, surat berharga, dll untuk dikomunikasikan kepada notaris dan anak-anak anda agar tercatat dan ahli waris tidak bingung dengan harta anda apabila ditinggal secara mendadak.

9.  Mungkin hal yang paling penting dari semua di atas. Jika Anda tidak bersemangat tentang pensiun, maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Banyak orang cepat menjadi bosan setelah pensiun. Tidak apa-apa – bahkan menarik – untuk kembali ke sekolah atau tempat kerja. Banyak yang melakukan hal ini, sering sekali bidang baru. Bahkan Paman istri saya, bule Australia yang telah berumur 70 lebih berkata “Dont stop working, it makes us keep moving and thinking thet keep you young”

sumber:http://www.ricedelman.com/cs/education/article?articleId=318&titleParam=Top%20Ten%20Things%20to%20Do%20Before%20Retiring

2 Komentar

Filed under perencanaan keuangan

9 Hal Yang Dilakukan Sebelum Pensiun (1)

Berikut yang sebaiknya anda lakukan, ketika anda mulai mempersiapkan masa pensiun anda. Persiapan pensiun lebih awal lebih baik, oleh karena persiapkan pensiun anda sedini mungkin.

1.  Tentukan bagaimana Anda akan menghabiskan waktu Anda. Apa yang akan Anda lakukan selama 6 sampai 12 bulan awal di masa pensiun, dan apa yang Anda rencanakan untuk lakukan untuk sisa hidup pensiun Anda? Apakah anda sudah ada usaha dan tetap ingin menjalankan usaha tersebut, bekerja paruh waktu yang tidak terlalu berat yang mengandalkan pengalaman kerja selama ini, atau ingin pensiun penuh nyambi momong cucu? Semua adalah pilihan hidup dan terdapat konsekuensi masing-masing. Dampak keputusan ini dalam merencanakan dana pensiun sangat krusial karena berpengaruh pada besarnya kebutuhan dana pensiun.

2.  Tentukan gaya hidup anda setelah pensiun, apakah sama dengan gaya hidup sekarang atau dengan beberapa penyesuaian. Jangan lupa untuk menyertakan pengeluaran periodik seperti hadiah, liburan, pajak, sebuah mobil baru sesekali, dan keadaan darurat. Tentunya dengan faktor inflasi uang yang semakin tinggi, maka jumlah nominal tentu tidak sama dengan dengan nominal sekarang. Tapi semuanya dapat dihitung dan dapat menjadi dasar untuk menentukan besaran kebutuhan bulanan Anda saat pensiun.

3. Antisipasi biaya-biaya kesehatan, karena di masa senja gangguan kesehatan akan makin banyak otomatis biaya kesehatan juga semakin meningkat. Apabila pemberi kerja masih memberikan tunjangan kesehatan maka akan lebih baik, namun apabila tidak mungkin bisa segera disiapkan dana kesehatan hari tua dengan melakukan investasi. Kenapa tidak membeli asuransi? Karena tidak asuransi yang mengkover hari tua, kalaupun ada maka harganya sangat mahal sekali dan tidak sesuai kebutuhan.

4.  Rencanakanlah kebutuhan dengan baik, karena banyak yang kaget karena susah mendapatkan pinjaman setelah pensiun, atau dikenakan bunga atau margin yang lebih tinggi. Hal ini  karena tidak banyak lembaga keuangan menganggap memberi pinjaman kepada pensiunan karena dianggap berisiko tinggi.

Untuk lanjutannya tunggu posting selanjutnya yaaa,,,

Tinggalkan komentar

Filed under perencanaan keuangan