Pain of Paying

Ketika kita membeli barang, misalnya ponsel pintar dengan harga 3 juta. Lebih nyaman manakah buat kita, membayar secara tunai, dengan kartu kredit, atau cicilan tanpa bunga selama 12 bulan? Tentu membayar tunai bukan pilihan utama, karena pada dasarnya membayar tunai itu secara psikologi menyakitkan, karena kita melihat sendiri dan secara sadar sejumlah uang dengan nominal lumayan tersebut berpisah dari kita. Oleh karena itu para pengusaha dan retailer mempunyai strategi untuk menunda atau mengalihkan rasa sakit tersebut agar penjualan mereka meningkat, dengan memberi alternatif cara pembayaran seperti kartu kredit, kartu debit, kartu prabayar, e wallet. Hal tersebut efektif dan mungkin beberapa kali melakukan kita pembelian barang dengan tanpa rasa sakit, sakitnya baru terasa ketika tagihan kartu kredit terbit dan sakitnya tuh disini,,,, (tunjuk rekening)

Bagaimana dengan anda?

Debit is the favorite, credit cards reign for big buys, alternative payments growing in popularity
https://www.creditcards.com/credit-card-news/payment-method-statistics-1276.php
The pain of Paying – Dan Ariely
https://youtu.be/PCujWv7Mc8o
Mobile money in emerging markets: The business case for financial inclusion
https://www.mckinsey.com/industries/financial-services/our-insights/mobile-money-in-emerging-markets-the-business-case-for-financial-inclusion

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under bisnis, perencanaan keuangan

Mohon Tanggapannya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s