When Your High School Friend Wrote a Novel @tsugaeda

sumber: bentang pustaka

Rencana Besar

Penulis : Tsugaeda

Penyunting : Pratiwi Utami

Penerbit : Bentang Pustaka (Pustaka Populer)

ISBN : 9786027888654

Harga : Rp 58.000,-

————————————————————-

Rifad Akbar. Pemimpin Serikat Pekerja yang sangat militan dalam memperjuangkan kesejahteraan rekan-rekannya.

Amanda Suseno. Pegawai berprestasi yang mendapat kepercayaan berlebih dari pihak manajemen.

Reza Ramaditya. Pegawai cerdas yang tiba-tiba mengalami demotivasi kerja tanpa alasan jelas.

Lenyapnya uang 17 miliar dari pembukuan Universal Bank of Indonesia menyeret tiga nama itu ke dalam daftar tersangka. Seorang penghancur, seorang pembangun, dan seorang pemikir dengan motifnya masing-masing. Penyelidikan serius dilakukan dari balik selubung demi melindungi reputasi UBI.

Akan tetapi, bagaimana jika kasus tersebut hanyalah awal dari sebuah skenario besar?  Keping domino pertama yang sengaja dijatuhkan seseorang untuk menciptakan serangkaian kejadian. Tak terelakkan, keping demi keping berjatuhan, mengusik sebuah sistem yang mapan tetapi usang dan penuh kebobrokan.

Kutipan di atas adalah resensi novel “Rencana Besar” yang baru saja terbit dan baru dijual secara online, belum dijual di toko buku. Mungkin patut ditunggu epub nya hehehe. Rencana Besar, judulnya agak terkesan klise tapi ringan, apakah ini judul aslinya ato pesanan dari penerbit? Mungkin akan beda apabila judulnya Konstipasi, eh Konspirasi gituh (jadi inget buku-buku Remason dan Illuminati)

Seorang kawan lama sejak jaman SMP dan SMA di Malang @tsugaeda akhirnya merilis novel yang mungkin sudah lebih dari setahun yang lalu dia ceritakan. Dan akhirnya sementara ini dia alih profesi jadi sales buku yang ditulisnya sendiri :p. Jujur agak susah membayangkan kawan saya ini menulis novel (seriously) mengingat kelakuan dan dan tabiat jaman sekolah dulu, orang selalu berubah seiring waktu. Menulis buku apapun genrenya selalu menjadi prestasi, mungkin sesorang yang sekolah S2 maupun S3 belum tentu ada eager untuk menulis sebuah buku, it needs courage and consistency.

Awalnya penulis cerita bahwa dia dalam penulisan sebuah novel sebagai buah kekecewaannya pada saat bekerja di sebuah bank di Surabaya, seberapapun jauh kita salah langkah, kita tetap bisa berbalik. Akhirnya penulis memutuskan untuk resign dan mengerjakan hal yang mungkin dia suka, menulis. Padahal pada saat diterima di bank tersebut penulis bersemangat akan keputusannya, tetapi sepertinya situasi di lapangan tidak seperti yang diharapkan.

Big Responsbilities, Big Target, Little Compensation, its not worthed it, its not his Passion

Hal ini mengkonfirmasi omongan Lily di sitkom How I Met Your Mother

Lily: Barney, I hate to break this to you, But working for a bank’s kind of lame.

Dengan bekal (mungkin) pengetahuan perbankan yang didapat dia menulis novel dengan tema yang mirip-mirip. Mungkin terinspirasi tante Melinda Dee ato itunya MD. :p hehehehe.

Saya pribadi juga belum baca bukunya, nanti katanya mau jadi sales ke rumah saya, ditunggu loh gus!

Iklan

2 Komentar

Filed under piece of mind

2 responses to “When Your High School Friend Wrote a Novel @tsugaeda

  1. Kalimasada99

    Hahahha.. ente temen SMA n SMP nya agan @tsugaeda toh??
    Ane temen samping kamar asramnya.. iya, emang agak susah ngebayangin dia nulis novel mengingat kelakuannya yang… yaaah begitulah, ente tau sendiri 😛 .. Tapi pas liat hasilnya dan beberapa cerpen yang dia tulis, ternyata kemampuan bercerita dan menulisnya emang bagus..
    Ini novel yang bagus.. coba baca..

Mohon Tanggapannya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s