Kerumitan Dibalik Kesederhanaan

Jika anda tidak bisa menjelaskannya kepada anak berusia 6 tahun, maka anda sendiri sebenarnya belum mengerti ~ Albert Einstein

Kesederhanaan adalah hal yang sulit ditemui, semuanya harus serba canggih, hitech, dan tentunya rumit.

Tentu kita semua pernah merasakan bagaimana rumitnya pelayanan publik, baik saat di lingkungan Kelurahan, Samsat, bahkan KUA. Contoh nyata rumitnya pelayanan publik ada di perijinan eksplorasi migas, berapakah ijin yang diperlukan untuk melakukan eksplorasi migas di Indonesia? menurut Dahlan Iskan membutuhkan 280 ijin dari beberapa kementerian. Banyak Pelayanan Publik yang dirancang sangat berbelit-belit membuat kita agak kewalahan.

Namun beberapa birokrat modern seperti Gubernur Joko Widodo yang melakukan terobosan tentang Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang hanya mencantumkan KTP Jakarta sebagai syarat utama dan tentunya kurang mampu. Dengan kebijakan seperti itu kerumitan akan dipindah ke dalam SOP internal pemda DKI dalam meneliti lebih lanjut kelayakan penerima KJS. Memindahkan kerumitan dari pengguna layanan ke pemberi layanan dan tentunya dibantu dengan teknologi.

Hal tersebut sama dengan kita mempelajari ilmu yang rumit namun apabila kita telah menguasainya maka kita dapat menjelaskannya secara sederhana dan mudah dimengerti, seperti menerangkan isi satu buku tebal dengan satu postingan blog pendek 🙂

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under piece of mind, Uncategorized

Mohon Tanggapannya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s