Monthly Archives: Mei 2013

Internet, Pengalih Perhatian Paling Hebat

Internet bagaikan pisau bermata dua, di satu sisi sangat bermanfaat sebagai sumber informasi dan media komunikasi yang sangat efektif. Namun di sisi lain, dapat menjadi pengalih perhatian dari pekerjaan yang seharusnya kita selesaikan. Di satu pagi, kita punya daftar yang akan kita kerjakan. Misalnya mencari bahan untuk paper, namun tanpa sadar kita malah nyangkut di facebook, twitter, bahkan ngobrol di forum.

Coba hitung, berapa kali kita mengalami hal tersebut? Saya yakin cukup sering. Oleh karena itu beberapa perusahaan memblokir situs-situs tertentu yang sering diakses dan dianggap tidak berhubungan dengan pekerjaan. Hal tersebut diharapkan efektif dan membuat karyawan menjadi lebih fokus kepada pekerjaannya.

Seperti yang Lucy Jo Palladino jelaskan dalam bukunya Find Your Focus Zone, bahwa melakukan kegiatan rekreasional seperti nonton TV, main game, akan membuat otak kita bekerja dan mengeluarkan zat dopamin yang memberikan efek kesenangan kepada kita. Dan apabila level dopamin terhadap kegiatan tersebut telah berkurang maka kita akan mencari kegiatan lain yang dapat mengeluarkan zat dopamin yang setara seperti sebelumnya.

Hal tersebut cocok dengan analisa perilaku kerja kita, awal kita mengerjakan akan terasa lebih menyenangkan. Namun lambat laun seiring berjalannya waktu kita tanpa sadar ingin menjaga level dopamin kita dengan membuka website yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.

Bagaimana mengatasinya? Menurut Jeff Stibel ada beberapa cara dalam mengatasinya

1. Cukup Tidur : Otak yang cukup istirahat lebih susah teralihkan fokusnya

2. Makan Bergizi : Otak yang cukup nutrisi akan berfungsi lebih baik

3. Meminimalisasi Stress dan Amarah : Hal tersebut menyebabkan otak memproduksi zat kimia berupa norepinephrine dan cortisol, yang dapat menyebabkan masalah.

4. Hati-hati terhadap Situs Penghabis Waktu : Sangat mudah kita terjebak dalam waktu yang lama saat membaca forum atau baca blog (seperti blog ini). Tetap fokus dan batasi aktivitas online.

5. Kerja Pintar, Bukan Lebih Lama : Jika anda bekerja terlalu lama, maka otak akan mencari pengalihan baik disadari maupun tidak. Coba jadwalkan beberapa kali istirahat, 6 jam yang produktif lebih baik daripada 10 jam terbuang percuma karena berkutat dengan Google atau Sosial Media.

Demikian, semoga kita dapat lebih fokus terhadap pekerjaan kita ke depannya.

Terima Kasih Banyak

sumber: http://blogs.hbr.org/cs/2009/10/why_the_internet_is_so_distrac.html

1 Komentar

Filed under career, piece of mind

Pembanding Performa dan Konsumsi BBM Mobil

Apabila anda merasa sudah memerlukan mobil dan ingin membeli mobil baik baru ataupun second ada beberapa situs yang lumayan berguna untuk membandingkan kinerja Mobil

1.http://fueleconomy.gov/

Ini adalah situs resmi dari pemerintah amerika yang memberi informasi tentang konsumsi bensin mobil yang beredar di Amerika Serikat. Ada data-data konsumsi bensin baik di dalam kota maupun jalan tol. Selain data konsumsi bensin ada tips dan trick dalam mengemudi serta pengetahuan lain tentang mobil dan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi bensin mobil. Situs ini sangat user friendly, bahkan ada versi mobile untuk telepon seluler.

2.http://www.automobile-catalog.com/browse.php

Situs ini merupakan proyek yang memuat informasi yang mengenai spesifikasi, data teknis dan sejarah semua mobil yang diproduksi sejak tanggal karakteristik 1945. Sebagian besar data yang diambil dari sumber off-line dan pertama kali diterbitkan on-line.

3. http://id.carmall.com

Carmall merupakan salah satu situs lokal terlengkap yang memuat spesifikasi, harga, bahkan alamat dealer dan direktori yang menyediakan perlengkapan  . Selain itu carmall juga sering melakukan Test Drive terhadap mobil yang akan beredar di Indonesia.

Demikian tiga situs yang menurut saya cukup bermanfaat sebagai pertimbangan dalam memahami performa dan konsumsi bensin mobil, semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar

Filed under piece of mind

Tips Membeli Gadget


Gadget seperti Ponsel, Laptop, Tablet bukan merupakan barang asing lagi di gaya hidup modern sekarang. Berikut beberapa tips yang perlu dipertimbangkan dalam mencari dan membeli gadget yang cocok

1. Sesuai Kebutuhan

Saya ingat sekali pada tahun 2009 saat saya akan membeli laptop, saya bertanya pada kawan yang bergerak di bidang IT. “Mas, laptop yang bagus apa ya?” Lalu dia menjawab, “Loh, tergantung. Kamu mau pake buat apa?”. Jujur dulu saya tidak mengerti, dulu menurut saya laptop yang bagus adalah speknya tinggi, layarnya tajam, prosesor cepat dll. Tetapi seiring waktu saya mengerti bahwa spek yang tinggi tersebut bukan segalanya, jadi bukan saya yang mengikuti spek gadget tapi gadget lah yang menyesuaikan kebutuhan saya. Contoh, saya butuh laptop untuk mengetik dan browsing, tentu saya tidak perlu VGA 1 GB, Processor Terbaru, Layar super besar dan jernih. Tapi ternyata cukup diakomodir oleh netbook yang bahkan tidak memenuhi kriteria di atas. Hal yang sama juga terjadi pada Ponsel, apabila ada keluaran Iphone ato Samsung terbaru dan ada keinginan untuk membelinya. Mungkin perlu ditanyakan kembali apa kelebihannya dibandingkan ponsel yang lama dan apakah anda benar~benar membutuhkannya? Jadi pada saat anda membeli gadget, tanyakanlah pada diri kita sendiri “apa sih kebutuhan gua, dan gadget seperti apa yang kita butuhkan?“.

2. Jangan Pikir Nilai Jual Kembali

Gadget dan barang elektronik merupakan investasi yang buruk. Saya pernah membeli ponsel seharga 2,5 juta menyicil selama 12 bulan dan saat lunas, harganya apabila dijual hanya 1 juta dan sudah jarang saya pakai lagi karena sudah tidak sesuai kebutuhan saya lagi. Sejak itu saya sampai saat ini tidak mau membeli ponsel dengan harga lebih dari 1,5 juta. Karena semakin tinggi harga gadget, turunnya biasanya akan semakin drastis dan bikin sakit hati. Belilah gadget sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan jangan pikirkan nilai jual kembali.

3. Teguhlah Pada Prinsip, Jangan Ikut-ikutan

Kebanyakan dari kita, terutama adik adik yang masih pelajar banyak yang membeli sesuatu karena ikut-ikutan dan merasa tidak ngetren kalo belum punya gadget tertentu. Hal ini sungguh tidak sehat karena pertemanan akan dinilai dari gadget, banyak cerita siswa smp/sma mau jual diri hanya karena diiming2I gadget oleh pria hidung belang. Percaya dirilah bahwa tanpa gadget yang lagi ngetrenpun kita bisa terus hidup dan berteman dengan siapapun.

4. Perhatikan Pelayanan Purna Jual Gadget 

Lakukanlah riset kecil-kecilan dalam mengamati pelayanan servis dan sparepart apabila terjadi kerusakan. Biasanya merk-merk baru kurang dapat bersaing dalam pelayanan purna jual karena jaringan counternya belum terlalu kuat dan solid. Pilihlah merek yang mempunyai jaringan purna jual yang luas dan pelayanan yang mumpuni sehingga apabila terjadi kerusakan dapat dilayani dengan baik.

Demikian tulisan dari saya, semoga dapat membantu teman-teman melakukan pertimbangan dalam membeli gadget yang sesuai budget

5 Komentar

Filed under piece of mind, sightseeing

9 Hal Yang Dilakukan Sebelum Pensiun (2)

5. Sebelum memasuki masa pensiun, biasakanlah mempunyai dana darurat proporsional terhadap kebutuhan dan tanggungan. Minimal cukup untuk menutupi 6 bulan pengeluaran, apabila lebih banyak lebih bagus. Namun terlalu banyak juga tidak disarankan, kebutuhan 12 sampai 18 bulan maksimal disarankan.

6.  Evaluasi sumber penghasilan Anda. Anda sudah tahu apa yang akan Anda habiskan setiap bulan. Sekarang mencari tahu di mana uang itu akan datang dari. Akan lebih baik apabila anda sudah berinvestasi sehingga sudah terbentuk dana pensiun yang cukup.

7.  Merevisi strategi investasi Anda. Cara Anda sudah menangani investasi Anda selama 30 tahun terakhir tidak bagaimana Anda harus menangani mereka selama 30 berikutnya. Sambil mempersiapkan pensiun, Anda berfokus pada akumulasi aset. Ketika Anda berada di pensiun, Anda perlu fokus pada penghasilan dan sejalan dengan peningkatan biaya hidup. Aset harus fleksibel dan cair sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan Anda yang mendadak. Kata-kata baru akan memasuki kosakata Anda: rollovers (pensiun dibayar per bulan) dan lump sum (pensiun dibayar sekaligus).

8.  Apakah anda mempunyai wasiat? Bagaimana dengan harta anda apabila tiba-tiba dipanggil Tuhan YME? Apabila anda Muslim anda terikat dengan hukum waris dalam Islam, tapi apakah dengan begitu semua beres? Belum tentu, banyak keluarga yang tercerai berai karena masalah warisan. Cobalah kumpulkan dokumen-dokumen, serifikat, surat berharga, dll untuk dikomunikasikan kepada notaris dan anak-anak anda agar tercatat dan ahli waris tidak bingung dengan harta anda apabila ditinggal secara mendadak.

9.  Mungkin hal yang paling penting dari semua di atas. Jika Anda tidak bersemangat tentang pensiun, maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Banyak orang cepat menjadi bosan setelah pensiun. Tidak apa-apa – bahkan menarik – untuk kembali ke sekolah atau tempat kerja. Banyak yang melakukan hal ini, sering sekali bidang baru. Bahkan Paman istri saya, bule Australia yang telah berumur 70 lebih berkata “Dont stop working, it makes us keep moving and thinking thet keep you young”

sumber:http://www.ricedelman.com/cs/education/article?articleId=318&titleParam=Top%20Ten%20Things%20to%20Do%20Before%20Retiring

2 Komentar

Filed under perencanaan keuangan

9 Hal Yang Dilakukan Sebelum Pensiun (1)

Berikut yang sebaiknya anda lakukan, ketika anda mulai mempersiapkan masa pensiun anda. Persiapan pensiun lebih awal lebih baik, oleh karena persiapkan pensiun anda sedini mungkin.

1.  Tentukan bagaimana Anda akan menghabiskan waktu Anda. Apa yang akan Anda lakukan selama 6 sampai 12 bulan awal di masa pensiun, dan apa yang Anda rencanakan untuk lakukan untuk sisa hidup pensiun Anda? Apakah anda sudah ada usaha dan tetap ingin menjalankan usaha tersebut, bekerja paruh waktu yang tidak terlalu berat yang mengandalkan pengalaman kerja selama ini, atau ingin pensiun penuh nyambi momong cucu? Semua adalah pilihan hidup dan terdapat konsekuensi masing-masing. Dampak keputusan ini dalam merencanakan dana pensiun sangat krusial karena berpengaruh pada besarnya kebutuhan dana pensiun.

2.  Tentukan gaya hidup anda setelah pensiun, apakah sama dengan gaya hidup sekarang atau dengan beberapa penyesuaian. Jangan lupa untuk menyertakan pengeluaran periodik seperti hadiah, liburan, pajak, sebuah mobil baru sesekali, dan keadaan darurat. Tentunya dengan faktor inflasi uang yang semakin tinggi, maka jumlah nominal tentu tidak sama dengan dengan nominal sekarang. Tapi semuanya dapat dihitung dan dapat menjadi dasar untuk menentukan besaran kebutuhan bulanan Anda saat pensiun.

3. Antisipasi biaya-biaya kesehatan, karena di masa senja gangguan kesehatan akan makin banyak otomatis biaya kesehatan juga semakin meningkat. Apabila pemberi kerja masih memberikan tunjangan kesehatan maka akan lebih baik, namun apabila tidak mungkin bisa segera disiapkan dana kesehatan hari tua dengan melakukan investasi. Kenapa tidak membeli asuransi? Karena tidak asuransi yang mengkover hari tua, kalaupun ada maka harganya sangat mahal sekali dan tidak sesuai kebutuhan.

4.  Rencanakanlah kebutuhan dengan baik, karena banyak yang kaget karena susah mendapatkan pinjaman setelah pensiun, atau dikenakan bunga atau margin yang lebih tinggi. Hal ini  karena tidak banyak lembaga keuangan menganggap memberi pinjaman kepada pensiunan karena dianggap berisiko tinggi.

Untuk lanjutannya tunggu posting selanjutnya yaaa,,,

Tinggalkan komentar

Filed under perencanaan keuangan

Prihatin Nasib Dokter di Indonesia

Yang pertama kali terbayang oleh saya saat mendengar profesi dokter adalah profesi yang mulia, sekolahnya mahal dan susah. Hanya orang terpilih yang bisa sekolah di Fakultas Kedokteran, karena passing grade masuk tinggi dan uang pangkal yang biasanya PALING MAHAL diantara fakultas yang lain. Kalo kata kawan saya di Malang, masuknya susah keluarnya juga susah. Ketika sudah lulus, dengan risiko pekerjaan yang sangat besar seperti Malpraktik atau Tertular Penyakit Menular dari pasien tetapi penghasilan tidak sebanding dengan tingkat kesulitan Sekolah dan Risiko Pekerjaannya. Bahkan di artikel Jawa Pos ini mengungkapkan bahwa 70% dokter anggota IDI tidak sejahtera.

Menurut yang dilakukan di artikel “Orang Yang Disebut Dokter Umum” gaji dokter di klinik/RS Swasta adalah 150-300 ribu rupiah per hari dengan jam kerja 8 hingga 24 jam sehari tetapi ada juga yang berkerja 3 x 24 jam seminggu namun hanya menerima penghasilan 900 ribu per bulan. Teman istri saya juga buka klinik dengan uang duduk 14o ribu untuk 12 jam kerja sehari, nominal tersebut terlihat kecil namun cukup tinggi daripada pasaran yang ada. Rata-rata sekitar 200 ribu untuk jaga 24 jam penuh.

Untuk di kota besar memang persaingan klinik kesehatan sangat ketat dan banyak sehingga pasiennya pun berkurang, hal ini yang menyebabkan gaji dokter menjadi murah karena klinik/RS tidak sanggup membayar mahal. Lalu bagaimana dengan di daerah? Menurut pengalaman Kakak Ipar paman saya, apabila praktek di puskesmas daerah tujuannya adalah mengabdi. Dimana dengan penghasilan pas-pasan dan pasiennya yang rata-rata dari penduduk kurang mampu, sehingga dokter biasanya dibayar dengan beras dan buah-buahan hasil bumi. Namun secara umum kondisinya lebih baik daripada dokter umum di kota besar dengan tuntutan hidup yang begitu besar, sedangkan di daerah hidup lebih tenang. Sedangkan dokter PTT yang di daerah Terpencil berkisar antara 1.8 jt dan Sangat Terpencil sekitar 6.7 jt dan beberapa daerah yang memberikan Insentif, namun pembayarannya pun sering nunggak hingga 3 bulan lebih dan belum dipotong biaya hidup yang mahal. Masih ingat kasus di Jakarta pasien di Puskesmas dan RSUD membludak karena digratiskan, sedangkan infrastruktur belum memadai hingga tidak tertangani. Siapa yang disalahkan? Dokter dianggap arogan karena tidak menerima pasien, padahal memang sudah penuh dan tidak dapat menampung.

Bisa terbayang, keluarga menengah yang membanting tulang untuk membayar kuliah anaknya di FK dengan harapan tinggi, namun mereka lupa bahwa zaman sudah berubah. Suplai dokter umum  sudah banyak dan pemerintah kurang memperhatikan kesejahteraannya.  Oleh karena itu dokter sebenarnya perlu dibekali dengan ilmu kewirausahaan dan branding, agar dapat memasarkan keahliannya dengan cara berbeda. Seperti membuka klinik kecantikan, laboratorium, atau klinik kerjasama dengan asuransi, menyesuaikan dengan kebutuhan pasar di daerahnya.

Kesimpulannya adalah zaman sekarang apabila mencari uang maka janganlah jadi dokter umum biasa, tapi jadilah dokter yang pandai memanfaatkan peluang atau dokter spesialis.

Demikian, mohon maaf apabila pernyataan yang mengganggu atau menyinggung

3 Komentar

Filed under sightseeing

Dont ALWAYS Listen What People Say

Dalam sebuah riwayat diceritakan, Luqman dan anaknya berniat menjual keledai di pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Luqman menaiki punggung keledai sementara anaknya berjalan menuntun keledai. Di perjalanan, orang-orang mencibir, “Dasar orang tua tak tahu diri, ia enak-enakan duduk di atas keledai sementara anaknya berjalan di padang pasir yang terik.” Luqman dan anaknya lalu bertukar tempat. Luqman menuntun keledai sedangkan anaknya duduk di atas keledai. Di perjalanan, orang-orang mencibir lagi, “Anak durhaka, enak-enakan duduk di atas keledai sementara orang tuanya berjalan kaki.”

Sekarang Luqman dan anaknya sama-sama duduk di atas punggung keledai. Di perjalanan, orang lain berkomentar, “Dasar gila, tak punya rasa kasihan, hewan lemah begitu dinaiki dua orang sekaligus.” Kemudian Luqman turun dan mencari sebatang kayu yang agak panjang. Diikatlah kaki keledai depan dan belakang, lalu mereka masukkan kayu di antara kaki keledai tadi untuk menggotong. Mereka melanjutkan perjalanan sambil menggotong keledai. Tak lama, orang mencibir, “Dasar gila, keledai hidup kok digotong seperti mati?”

Akhirnya mereka menurunkan keledai dan melepaskan ikatannya. Sekarang mereka berjalan bertiga: Luqman, anaknya, dan keledai. Tapi apa lacur. Seseorang yang mereka temui kemudian malah berkomentar, ”Dasar bapak dan anak sama bodoh dengan keledainya. Ada kendaraan kok tidak dinaiki?” Itulah manusia, yang pada umumnya punya sifat sok tahu, namun juga bodoh, dan keras kepala. Dan lingkungan mengkondisikan demikian. Celaka sudah.

Menurut tulisan Mas Nofie Iman, most people are ordinary. Kebanyakan orang biasa-biasa saja. Ikutilah omongan orang-orang di sekeliling Anda, maka Anda akan jadi orang biasa-biasa saja. Tetapi kalau Anda punya keyakinan tinggi, Anda punya gagasan cemerlang, Anda merasa bisa membawa pengaruh bagi lingkungan Anda, Anda merasa bisa memberi impact lebih bagi dunia ini, maka go for it. Abaikan orang-orang di sekeliling Anda yang cuma bisa mencibir dan berkata nyinyir.

Wassalam

Sumber: http://nofieiman.com/average-vs-extraordinary/

Tinggalkan komentar

Filed under career, piece of mind