Monthly Archives: Maret 2012

Renungan Sesaat di Hari Raya Nyepi

Belum lama ini umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi Saka 1934, bagusnya hari tersebut jatuh pada Hari Jumat sehingga kita kecipratan ikut libur untuk menghormati. Apa sih hari raya Nyepi itu? Menurut wikipedia adalah

Pada hari ini suasana seperti mati. Tidak ada kesibukan aktifitas seperti biasa. Pada hari ini umat Hindu melaksanakan “Catur Brata” Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa,brata,yoga dan semadhi.

Demikianlah untuk masa baru, benar-benar dimulai dengan suatu halaman baru yang putih bersih. Untuk memulai hidup dalam tahun baru Caka pun, dasar ini dipergunakan, sehingga semua yang kita lakukan berawal dari tidak ada,suci dan bersih. Tiap orang berilmu (sang wruhing tattwa jñana) melaksanakan brata (pengekangan hawa nafsu), yoga ( menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan), tapa (latihan ketahanan menderita), dan samadi (manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin).

Hari raya nyepi adalah ketika umat Hindu menjauhkan diri dari kegiatan-kegiatan duniawi dan mendekatkan dirinya kepada Tuhan. Bagaimana caranya? dengan tanpa penerangan, tidak bekerja, tidak bepergian, serta tidak ada hiburan. Hal tersebut dilakukan untuk mempertajam batin mereka untuk menghubungkan jiwa dengan Tuhan serta untuk media introspeksi diri. Hal ini bukan hal baru, dari sejak zaman dahulu memang menyendiri serta menghindari kebisingan dan hingar bingar dunia dilakukan untuk mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam sejarah Islam juga mencatat bahwa wahyu pertama Nabi Muhammad SAW, yaitu surat Al Alaq 1 – 5 diturunkan pada saat Nabi sedang menyendiri di gua Hira. Seperti yang disebutkan pada situs haji dan umroh Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Gw Aku Kula Ambo, piece of mind, sightseeing

The Woman in Black

The Woman In Black

The Woman In Black

The Woman In Black

Directed by James Watkins

Durasi 95 menit

Genre Horor

Rating Gue 3.5/5

Daniel Radcliffe, yang sudah melekat sebagai Harry Potter 10 tahun terakhir ini akhirnya membintangi sebuah film horor klasik adopsi dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Susan Hill. Gue mengharapkan sesuatu yang lain dari Radcliffe yang disini berperan sebagai Arthur Kipps, seorang orang tua tunggal yang ditinggal mati istrinya saat melahirkan. IMSO (In My Sotoy Opinion) secara peran Arthur Kipps tidak berbeda jauh dengan Harry Potter, bedanya kalo HP selalu dibayangi oleh Voldemort disini dia dihantui oleh wanita berpakaian serba hitam.

Film dibuka dengan adegan tiga saudari bermain boneka di kamar loteng, kemudian tiba-tiba mereka seperti kehilangan kesadaran dan bunuh diri melompat dari jendela loteng. Kemudian disambung dengan Arthur Kipps yang diberi tugas mencari dokumen milik janda tua Alice Drablow yang meninggal di rumahnya yang bernama Eel Marsh House, sebuah rumah yang dikelilingi rawa-rawa. Di rumah itulah kejadian demi kejadian aneh menimpa Kipps. Sepertinya sutradara James Watkins mengadopsi horor Asia, sehingga suspense yang ditunjukkan lumayan bikin merinding. Hiiiiii,,,,

Saya gak mau spoiler jadi saya tidak banyak mengungkapkan ceritanya, tapi secara keseluruhan film ini lebih menonjolkan sisi suspense dan kurang dari sisi cerita. Sehingga bila dirunut maka sebagian besar isi film adalah kengerian-kengerian di dalam Eel Marsh House dengan wanita berbaju hitam.

Apabila anda menyukai ketegangan dan kengerian film horor, apalagi kalo sama pacar, film ini cucok untuk sampeyan. Tapi kalo sampeyan mengharapkan cerita yang dalam ya siap-siap aja kuciwa.

Regards 🙂

*baru sekali ini ngereview film, mohon kritik dan sarannya yaaa

4 Komentar

Filed under film

Perhitungan Bunga Kartu Kredit

Seringkali saat kita kebetulan sedang berjalan di sebuah pusat perbelanjaan kita dicegat oleh mbak mbak dan mas mas yang (biasanya) good looking menawarkan aplikasi kartu kredit. Kebanyakan dari kita akan berbuat segala cara untuk menolaknya karena merasa tidak butuh. Karena kebanyakan orang tidak mengerti tentang kartu kredit dan takut akan tercekik hutang yang menggunung dan bunga yang tinggi. Dengan ilustrasi artikel di bawah semoga dapat bermanfaat bagi kita semua

Setelah pada posting sebelumnya saya membahas tentang Mekanisme Kartu Kredit, maka sekarang saya mengutip sebuah artikel yang membahas tentang Perhitungan Bunga Kartu kredit. Mungkin agak sedikit rumit karena melibatkan angka-angka yang agak keriting, namun menurut saya masih cukup mudah dipahami.

Tulisan ini BUKAN orisinil tulisan saya, namun saya merasa tulisan ini sangat bermanfaat bagi kita semua sebagai bahan pembelajaran dan menciptakan kesadaran tentang perhitungan bunga kartu kredit. Gunakan dengan bijak

sumber:  http://bambangclub.blogspot.com/2011/09/perhitungan-bunga-kartu-kredit.html

Berhubung katanya Kartu Kredit  merupakan tools yang ampuh untuk berbisnis (online/offline) maka saya sungguh-sungguh mempelajari sistem Kartu Kredit ini utamanya sistem perhitungan bunga Kartu Kredit
Melalui tulisan ini saya akan berbagi kepada Anda hasil pertapaan saya di depan komputer selama 3 jam. Hehehe. Mudah-mudahan tulisan ini bisa membuat kita lebih bijak dalam menggunakan Kartu Kredit.
Analisa saya berangkat dari pemahaman bahwa produk perbankan pasti dijalankan dengan sistem komputerisasi, maka saya berusaha memecahkan formula pembungaan tagihan Kartu Kredit. Bahan-bahan analisa saya adalah brosur dari BCA, browsing google dan komplain para pelanggan Kartu Kredit.

Baca lebih lanjut

22 Komentar

Filed under perencanaan keuangan

Mekanisme Kartu Kredit

Kartu kredit?
Gimana kesan lo kalo denger binatang yang satu ini,,,, :p
Takut kebablasan belanja?
Monster?
Well kartu kredit layaknya pisau bermata dua, bisa jadi barang yang bermanfaat atau menjadi petaka finansial :p
it’s not the card, it’s ourself who made it scary,,,
Bank gencar sekali nerbitin kartu kredit dan juga merchant-merchant dengan siap siaga menyiapkan mesin gesek (EDC), tanya kenapa?Karena pelanggan cenderung lebih konsumtif saat berbelanja dengan kartu kredit karena mereka tidak mempunyai kontrol fisik atas uang. Apabila kita membawa uang tunai, maka kemampuan berbelanja kita hanya sebatas uang yang ada di dalam dompet. Namun apabila kita membawa kartu kredit, kemampuan membayar kita adalah sebesar limit kartu kredit tersebut. Disinilah kesalahan yang sering dilakukan konsumen.Sebelum membahas lebih jauh nih guys, macam mana sih mekanisme pembayaran melalui kartu kredit ini?

jangan-jangan anda sering pake tapi belum mengetahui mekanismenya
nah dengan video tutorial dari Khan Academy di bawah ini semoga bisa membantu anda

Baca lebih lanjut

11 Komentar

Filed under perencanaan keuangan