Monthly Archives: Juli 2011

Big Mac Index 2011 atau Ekonomi Burger

Apa yang pertama anda pikirkan waktu saya tulis Big Mac Burger? Sounds delicious isn’t it? Yummy,,,, 😉

Ini bukan promosi loh,,, ini adalah salah satu produk burger di restoran siap saji McD*nal*s yang dijual di hampir seluruh negara di dunia dimana McD ada. Kenapa Big Mac Burger jadi standard? karena produk ini dijual di 80% di  32.000 restoran McD yang tersebar di 100 negara dan dibuat dari bahan yang relatif sama meskipun bentuk dan bahan yang digunakan sedikit berbeda-beda menyesuaikan dengan budaya dan selera negara dimana restoran McD tersebut berdiri.

Konsep Big Mac Index ini dikenalkan oleh majalah The Economists pada tahun 1996 sebagai bentuk Paritas Daya Beli dengan cara yang humoris ;). Indeks ini dipublikasikan tiap tahun hingga kini, sekarang lebih populer disebut Burgernomics. Lucunya, barang yang dibandingkan di dalam beberapa negara ini adalah Burger Big Mac. Standar Ekonomi menurut harga Burger :p Baca lebih lanjut

4 Komentar

Filed under perencanaan keuangan, piece of mind, sightseeing

Berapa Nilai Waktu Anda?

You can sell your time, but you just cannot buy it back – NN

“Demi Waktu. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman, beramal saleh, (saling) nasehat-menasehati dalam kebenaran dan nasehat-menasehati dalam (menapaki) kesabaran” (Qs. Al-’Ashr [103]: 1-3).


“Manfaatkanlah (oleh kalian) lima hal, sebelum datang lima hal: masa mudamu sebelum tiba masa tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang waktu fakirmu, waktu luangmu sebelum datang masa sibukmu dan hidupmu sebelum datang kematianmu” (HR. Hakim. Sanadnya shahih dari Ibnu Abbas).

Telah kita lihat di atas bagaimana berharganya waktu melalui kutipan dari Al Quran dan Al Hadist, serta satu proverb barat. Bagaimana waktu yang telah lewat tidak akan kembali baik apapun yang kita lakukan atau berapapun yang kita bayar. Oleh sebab itu kita mesti memiliki manajemen waktu yang baik agar tidak banyak waktu kita yang terbuang dengan sia-sia. Waktu adalah uang, ungkapan klasik ini mungkin tidak sepenuhnya benar namun menggambarkan pengukuran nilai waktu secara kuantitatif dan dapat dihitung, yaitu dengan nilai uang.

courtesy: asepyudha.staff.uns.ac.id

Dengan kita bekerja mencari nafkah, hal tersebut hampir sama dengan menggadaikan sebagian waktu kita untuk mencari rezeki. Kita ambil contoh pegawai kantoran yang bekerja kira-kira 22 hari kerja sebulan, 8 jam sehari dengan gaji katakanlah 5 juta rupiah.

pertama kita hitung berapa jam dia bekerja selama sebulan, mengabaikan tanggal merah

8 jam x 22 hari = 176 jam

Rp. 5.000.000,- / 176 jam = Rp. 28.046,-

Terlihat kecil bukan? inilah efek psikologisnya. Apabila ada perusahaan yang menggaji Rp. 30.000,- per jam atau Rp 5 juta sebulan pasti kita pilih opsi kedua, padahal apabila ditotal akan lebih besar opsi pertama. Kadang ada pekerjaan yang menawarkan penghasilan besar namun jam kerja tidak tentu, hal ini perlu diperhitungkan apakah kelebihan jam kerja dihitung lembur. Sebab ada beberapa perusahaan yang tidak memberi lembur apabila sudah mencapai level tertentu.

Anyway buswayyy,,

Besar kecilnya gaji seseorang ditentukan berdasarkan Keterampilan yang dibutuhkan dan Tanggung Jawab yang diemban. Semakin langka orang yang mempunyai keterampilan tersebut atau semakin besar tanggung jawab yang diemban maka akan semakin besar gaji yang diperoleh.

Bagaimana dengan anda? berapa waktu anda dihargai saat bekerja?

2 Komentar

Filed under perencanaan keuangan