Kebun Emas, apakah menguntungkan?

berkebun emas logam mulia

berkebun emas logam mulia

Akhir-akhir ini ada metode baru dalam berinvestasi emas, apakah ituuuu? Eng Ing Engggg,,,, :p. Namanya Berkebun Emas, yaitu berinvestasi emas dengan memanfaatkan system gadai syariah (rahn). Bagaimana metodenya? Yaitu dengan membeli emas Logam Mulia 24 karat kadar 99,9% dengan sertifikat ANTAM untuk kemudian digadaikan dan digunakan untuk membeli satu keping emas lagi. Dalam hal ini kita menggunakan gadai sebagai leverage dalam berinvestasi emas.

Oke, kita mulai hitung-hitungannya ya. Berikut ilustrasi kebun emas apabila menggunakan fasilitas gadai di B*I Syariah

sedangkan di bawah ini adalah perhitungan apabila jumlah uang yang sama diinvestasikan di produk  Reksadana dengan pertumbuhan yang sama (18,25%)

dengan melihat perhitungan di atas serta grafik di bawah, dapat kita lihat bahwa kebun emas menghasilkan sedikit lebih besar dibandingkan reksadana saham sampai tahun ke-4 (dengan asumsi pertumbuhan sama, yaitu 18,5% per tahun). Namun di tahun ke-5 dan seterusnya, pertumbuhan Reksadana Saham terus meninggalkan Kebun Emas. Perhitungan di atas mengabaikan faktor-faktor risiko investasi yang ada.

Sebenarnya masih ada perdebatan karena dianggap terdapat unsur spekulasi, namun saya tidak membahas hal tersebut karena bukan merupakan kompetensi saya.

perhitungan excel penuhnya bisa diliat disini http://goo.gl/g5eZT. di dalam excel kita memperhitungkan biaya-biaya yang mungkin timbul di dalam berkebun emas dan juga bereksadana.

dalam hitungan berkebun emas ini bukannya tanpa resiko, karena diimbangi dengan biaya titip  yang cukup tinggi yaitu sekitar 1,25% persen per bulan yang notabene lebih tinggi dari KPR dan hampir sama dengan KTA. Pertumbuhan emas dari awal tahun 2011 hingga September ini sudah mencapai 30% lebih, hal ini tentu kabar baik bagi pelaku kebun emas tapi di sisi lain  juga membuat kita harus lebih waspada karena kenaikannya sudah melebihi kewajaran. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran investor tentang kondisi perekonomian Amerika dan Eropa yang sedang mengalami krisis, sehingga emas menjadi safe haven mereka. Namun apabila kondisi perekonomian Amerika dan Eropa sudah stabil harga emas diperkirakan akan terkoreksi hingga nilai wajarnya.

Apabila ada hitungan atau metode yang salah mohon dikritik yaaa, terima kasih 🙂

Iklan

19 Komentar

Filed under perencanaan keuangan

19 responses to “Kebun Emas, apakah menguntungkan?

  1. Wow.. luar biasa ilmunya.
    Thanks buat hitung hitungannya.

  2. Dyah

    Wah hebat Vino, detail bgt kamu ngitungnya dgn perbandingan ke saham juga, aku yg emas udh mulai tp yg kedua msh disimpen dirmh sich..berarti utk jangka pendek kebun emas boleh ya..sekalian utk belajar disiplin investasi..

    • kalo menurut saya sih mbak, buat jangka pendek malah rugi :(, soalnya dengan kebun emas kita pake leverage. jadi untuk jangka pendek emas belum tentu naik 😉

  3. Panin Dana Maksima

    tahun ini kecil kemungkinan bisa sejajar dengan RD yang rata2 asumsi bisa >25%, taon depan, 2014(pemilu), kebun emas mungkin bisa lebih menguntungkan…

  4. Ruli

    kereeeen… Vin, btw gw belum pernah nih beli emas murni, prosedurnya gimana sih apa harus beli di antam? terus untuk tiap kepingnya itu berapa gram aja ya?
    tks a lot Bro…

  5. Kalo Kebun emas sih sepertinya lebih menguntungkan, tapi riba-nya itu lho bro… berat di akhirat.. mending beli Dinar menurutku sih…

    • iyo vo, iki yang aku bahas murni cuma perhitungannya aja,,, kalo masalah syar’i di luar kemampuanq. Cuma kemaren aq tanya pengajar tentang Perencana keuangan Syariah sebenarnya tidak ada hukum yang dilanggar, sekarang hanya masalah nawaitu aja vo,,, 😉

  6. Panin Dana Maksima

    rusuh ga rusuh pemilu, potensi ketidakstabilan sosio politik meningkatkan dampak “uncertainty” pada perkembangan ekonomi,
    secara psikologis investor cenderung akan mendiversifikasi investasi pada instrumen yang memiliki resiko lebih rendah,
    secara teknikal kenaikan permintaan pada suatu instrumen dalam waktu yang berdekatan akan melambungkan “market price” dari instrumen tersebut.
    besar kemungkinan instrumen rendah resiko yang menjadi pilihan adalah OBLIGASI dan EMAS.
    Perlu diperhatikan gejala ini dapat berlaku juga untuk investasi pada mata uang.

    ilmu yahudi bgt yak..

    Out of topic:
    *klo menurut analisis fundamental saya, sektor yang akan meraup keuntungan besar pada saat pemilu adalah PERIKLANAN dan PERCETAKAN, kelewatan klo ga dapet untung..

    dan yang akan jebol adalah perbankan kelas 2..
    masih ingat kasus Bank Century dan Bank Bali???
    Tanya kenapa…??? haha..

    • jasa media, advertising, percetakan, dan jasa desain grafis akan panen ye,, tapi aq gag yakin orang-orang bakal njebol bank kelas 2 lagi. masih inget ruwetnya masalah Bank Century? rakyat kita tidak bisa dibodohi lagi,,,,

      tapi ingat ya, saat 2009 kemaren pasar modal kita malah makin kinclong performanya pas pemilu.

      ini adalah hoax yang paling populer dilontarkan oleh para pedagang emas, “apabila mata uang diganti emas, inflasi tidak akan ada”. Karena emas sifatnya juga fluktuatif 😉

  7. Saya juga tidak sreg dengan metode berkebun emas, sebab mengharapkan emas naik dalam waktu cepat sama dengan mengharapkan kondisi ekonomi tidak stabil alias inflasi tinggi. Mungkin tidak ada hukum (negara maupun agama) yang dilanggar, tapi niatnya itu sepertinya tidak mulia (Walaupun yg diinvestasikan logam mulia). Boleh baca tulisan saya tentang ini di http://bermenschool.wordpress.com/2011/09/27/investasi-di-emas-itu-sama-dengan-berharap-inflasi-terus-menerus/

    • saya kurang setuju mas,,, buktinya pada tahun 2001 sampe 2007 keadaan ekonomi normal tapi emas tetap naik padahal harga saham juga naik,,, emas cuma sebagai pelarian karena dianggap safe haven dalam investasi,

      • Harga emas biasanya berkejar-kejaran dengan inflasi, dengan emas di posisi depan. Inflasi rendah, kenaikan harga emas juga rendah, Inflasi tinggi, harga emas lebih tinggi naiknya.

        Jadi kalau mengharapkan harga emas naik tinggi, sama dengan mengharapkan inflasi tinggi.

        Coba periksa zaman Orde Baru, di mana inflasi relatif rendah. Apakah ada orang yg investasi di emas? Waktu itu orang nyimpan emas cuma sbg tabungan.

        Sejak 2008 harga emas melonjak tinggi. Kenapa? Karena ekonomi dunia krisis berat. Bbrapa bulan ini harga emas turun, karena ekonomi dunia agak membaik sejak ada bailout thd utang Yunani.

        Sy bukan ahli ekonomi, tapi sy tahu fungsi emas yg utama, selain sbg perhiasan, adalah hedging inflation atau melindungi aset dari inflasi.

  8. iya memang normalnya pasar modal berbanding terbalik dengan harga emas, kenapa? karena emas dianggap sebagai safe haven. jadi pada saat market hancur mereka berbondong bondong beli emas. Tapi pada saat normal pun harga emas tetap naik, bahkan sempat turun pada tahun 80an.

    Apabila anda sudah mengerti sistem uang di dunia ini, dimana dinar dan dirham adalah mata uang utama dan uang kertas hanya merupakan kertas tak berharga yang diberi nilai nominal, Maka dinar dan dirham yang terbuat dari emas dan perak merupakan mata uang hakiki.

    apabila ada sanering seperti pada zaman orde lama, pemegang uang meringis sedangkan pemegang barang tertawa. Itulah lemahnya uang kertas, hanya dengan sebuah surat keputusan nilainya bisa berubah

    mohon kritiknya apabila terdapat salah kata
    terima kasih

    • “Pada saat normal pun harga emas tetap naik”
      Ya, karena inflasi tetap ada meskipun rendah. Harga emas mengikuti inflasi, biasanya lebih tinggi sedikit.

      Sebaliknya, retur saham, obligasi, dan bisnis di sektor riil cenderung berkebalikan dengan retur emas dan tingkat inflasi. Saat harga emas dan inflasi tinggi, harga saham jatuh, usaha sektor riil pun susah. Tapi saat inflasi rendah, harga saham naik dan usaha di sektor riil pun mudah.

      Saya setuju bahwa uang kertas itu lemah dan mudah digoyang inflasi. Makanya itu kita perlu menyimpan emas, tapi bukan dengan niat investasi melainkan dengan niat melindungi nilai aset dari inflasi (hedging inflation).

      Sekali lagi, perbaiki niat kita tatkala mengoleksi emas. Jangan gembira dengan kenaikan harga emas yg kita miliki, karena itu menandakan tingginya tingkat inflasi dan rendahnya nilai mata uang.

      Salam

  9. rizal

    Kalo niat beli emas untuk dagangan dengan pinjaman bagaimana mas?
    maksudnya beli gadai dengan modal 15-20% mendapatkan emas. misal 100 grm dengan asumsi harga 500rb/gr maka dibutuhkan sekitar 8-10Jt

    naik 4-5% lepas dagangan, beli lagi kalo turun. begitu seterusnya.

    keuntungan akan di convert ke emas untuk headging.
    karena mau tidak mau selama ini emas terbukti tetap tahan akan inflasi dibanding rupiah. apalagi kabar eropa yang ngak karuan ..(mencetak uang terus menerus) tentunya ini akan berdampak pada inflasi.

  10. Menurut saya hal tersebut sangat berisiko mas,,, karena emas sendiri tidak selalu naik. Jadi lebih mengandung unsur spekulasi meskipun untuk jangka panjang harga emas akan terus naik mengingat situasi ekonomi yang tidak menentu.

    saya tidak merekomendasikan sistem seperti itu, kecuali anda memang punya toko emas yang perputaran cukup cepat 😉 tapi tetap keputusan pada anda 😉

Mohon Tanggapannya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s